Presiden pun Harus Turun Tangan Urus Sampah di Labuan Bajo


Presiden Jokowi berdiri di Puncak Waringin sembari memandang kapal-kapal yang tertambat dan  yang sedang berlayar di Pantai Labuan Bajo. Foto: Instagram Jokowi 

Terasvita.com – Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat, diproyeksi menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata premium di Tanah Air. Namun, sampah, baik di laut maupun  di darat, masih menjadi persoalan pelik di  kawasan tersebut.
Seperti dilansir kompas.com, Senin (20/1), untuk menyelesaikan persoalan tesebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun harus turun tangan. Pihaknya, ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam Kunker (19-21 Januari 2019), akan mengirim kapal untuk membersihkan sampah di laut di kawasan tersebut. Rencana tersebut akan mulai dikerjakan pada Februari mendatang.
Labuan Bajo, tambah suami Iriana itu, harus bebas dari sampah. Hal itu bukan tunggu esok atau tunggu sampah menggunung di kota itu dan di laut di kawasan tersebut, melainkan harus mulai dari sekarang.
Pada kesempatan yang sama, politikus PDIP itu, mengiinformasikan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempersiapkan incinerator dan tempat pembuangan akhir untuk sampah di darat di kota di ujung barat Nusa Bunga itu.
Presiden Tagih Kesadaran Masyarakat
Sukses atau tidak mengatasi persaolan sampah di Labuan Bajo tidak hanya terletak pada upaya pemerintah. Sekalipun presiden turun tangan tanpa diikuti upaya masyarakat setempat tetap saja hasilnya nihil.
Oleh karena itu, Presiden Jokowi, sapaannya, pun menagih kesadaran warga untuk tertib sampah. “Hal yang sangat penting di sini adalah  pendidikan masyarakat mengenai budaya sampah,” tutur mantan Wali Kota Solo itu.
Untuk diketahui, pada 30 Juli 2019 lalu, Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong, mengatakan setiap hari Labuan Bajo memproduksi sampah sejumlah 12,8 ton. *** 
Rian Safio // terasvita
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2

Ads Bawah Artikel